Created with Sketch.
import_contacts
View All Posts

komunikasi

Keterampilan Komunikasi Terbaik untuk Sukses di Tempat Kerja

Anda mungkin menjadi karyawan yang mudah untuk mengerjakan segala tugas yang dibebankan kepad Anda, tetapi tidak peduli gaya pekerjaan Anda, Anda tidak dapat menghindari komunikasi di kantor — di layar atau secara langsung.

Tetapi selain harus berkomunikasi di kantor, mengasah keterampilan komunikasi Anda dapat memengaruhi karier Anda — dan kesuksesan harian Anda di tempat kerja. Menurut pelatih karir Hallie Crawford, "Seberapa baik Anda berkomunikasi berdampak pada efisiensi, efektivitas, kepercayaan antara karyawan, citra diri Anda dan bagaimana Anda tampil sebagai seorang profesional, dan banyak lagi."

Artikel terkait: Tips Membangun Keahlian Komunikasi Efektif

Berikut adalah tujuh keterampilan komunikasi penting yang perlu diasah setiap karyawan dan bos:

1. Menunjukkan Rasa Hormat

“Menghormati ruang dan waktu orang lain adalah penting — terutama jika Anda perlu berbicara tentang subjek yang sensitif,” kata Crawford. Dan sementara kita mungkin tidak berpikir untuk menunjukkan rasa hormat sebagai keterampilan komunikasi, itu karena rasa hormat adalah bagaimana kita berbicara dan mendengarkan orang lain. “Hindari berbicara dengan seseorang, ini tidak menimbulkan lingkungan yang positif di tempat kerja. Hormati perasaan dan kekuatan serta perspektif orang lain, ”kata Crawford.

2. Mendengarkan Secara Aktif

"Mendengarkan aktif adalah bagian penting dari pekerjaan apa pun," kata Jacinto. Menjadi pendengar yang buruk — seperti seseorang yang menyela atau tidak melakukan kontak mata ketika orang lain berbicara dengan Anda — dapat membahayakan posisi Anda di tempat kerja. Jika Anda tidak mendengarkan dengan baik, "Anda mungkin tidak memahami tujuan penuh untuk proyek atau alat yang baru saja Anda latih," katanya.

Artikel terkait: Komunikasi yang Baik Dimulai dengan Mendengarkan

3. Menampilkan Bahasa Tubuh yang Positif

Anda mungkin tidak menyadarinya, tetapi "bahasa tubuh Anda berkomunikasi lebih dari sekadar kata-kata," kata Crawford. Jadi, Crawford mendorong Anda untuk menyadari energi keseluruhan yang Anda pancarkan dengan aksi dan gerakan. Tanyakan, "Apakah lengan Anda bersilang, atau apakah Anda menghindari kontak mata?" Kata Crawford. Jika Anda melakukannya, cobalah untuk memperbaiki perilaku ini dengan membuka lengan Anda dan melakukan kontak mata.

4. Bersedia Mengajukan Pertanyaan

Ketika Anda seorang karyawan baru di sebuah perusahaan — atau jika Anda adalah lulusan perguruan tinggi baru-baru ini — Anda mungkin takut mengajukan pertanyaan kepada rekan kerja atau manajer Anda. Tetapi kemampuan dan kemauan untuk mengajukan pertanyaan adalah keterampilan komunikasi yang penting. Mengajukan pertanyaan "membantu untuk memperjelas hal-hal di tempat kerja, apakah Anda berbicara tentang proyek atau masalah dengan rekan kerja," kata Crawford. "Jika Anda seorang pemimpin di tempat kerja, ini berlaku juga bagi Anda:" Daripada memberikan arahan, cobalah mengajukan pertanyaan untuk membimbing seseorang ke kesimpulan yang benar, "katanya.

5. Memahami Etiket Email

Pada tahun 2019, sebagian besar komunikasi yang banyak dilakukan adalah melalui email atau platform online lainnya. "Selalu ada satu orang yang terlalu detail dan mengirimkan cerita panjang kembali kepada Anda," kata Jacinto, yang menambahkan, "jangan jadi orang ini. Ketahui cara memecah email, tambahkan poin-poin, dan ringkas. "Jacinto merekomendasikan untuk bertanya pada diri sendiri," apakah penerima membutuhkan semua informasi ini, "sebelum klik tombol kirim, atau bahkan," apakah ini lebih baik sebagai obrolan telepon saja? " "Kata Jacinto.

6. Tetap Berpikiran Terbuka

Tetap berpikiran terbuka adalah keterampilan komunikasi yang sangat penting — terutama bagi karyawan entry-level, kata Crawford. "Jika seorang karyawan adalah entry-level atau baru di posisi mereka, penting bagi mereka untuk dapat terhubung dengan rekan kerjanya dan memahami budaya perusahaan dari organisasi," Crawford menjelaskan. Bagaimana kamu melakukannya? “Bersikap terbuka terhadap cara-cara baru dalam melakukan sesuatu dan jangan ditutup jika anggota tim baru Anda memiliki proses atau metodologi yang berbeda untuk menyelesaikan tugas daripada yang biasa Anda lakukan," Crawford menginstruksikan.

7. Kesediaan untuk Memberikan Umpan Balik

Keterampilan komunikasi ini "penting bagi karyawan tingkat senior untuk membantu karyawan dan bisnis mereka tumbuh," kata Crawford. "Ini tidak selalu berarti memperbaiki kesalahan — itu bisa memuji seseorang untuk pekerjaan yang dilakukan dengan baik." Tapi bagaimana ketika Anda perlu menyebut kesalahan seseorang? "Jika Anda perlu memperbaiki kesalahan, pastikan untuk memuji karyawan terlebih dahulu," kata Crawford. "Ini membuatnya lebih mudah untuk menerima umpan balik negatif."



Sumber: glassdoor.com- freepik.com



Baca juga artikel lainnya:

Luangkan Waktu untuk Melakukan Refleksi Diri (Bahkan Jika Anda Benci Melakukannya)

Ingin Lebih Bahagia? Cobalah Mengenal Diri Sendiri

Cara Menumbuhkan Stamina Mental

9 Alasan Motivasi Berpengaruh dalam Kepemimpinan

Kembalikan Motivasi Anda dalam Blogging

Mustika Nur Lailia

08
February 2020




Created with Sketch.
Created with Sketch.

Langganan info dari kami