Created with Sketch.
import_contacts
View All Posts

Reflection

Bagaimana Menjadikan Motivasi Menjadi Sebuah Kebiasaan

Ada tiga langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membangun ritual yang lebih baik dan menjadikan motivasi sebagai kebiasaan.


Langkah 1: Rutinitas pra-pertandingan yang baik dimulai dengan menjadi begitu mudah sehingga Anda tidak bisa berkata tidak. Anda tidak perlu motivasi untuk memulai rutinitas sebelum pertandingan. Misalnya, rutinitas menulis dimulai dengan mengambil segelas air.

Bagian terpenting dari tugas apa pun adalah memulai. Jika Anda tidak bisa termotivasi pada awalnya, maka Anda akan menemukan bahwa motivasi sering kali datang setelah memulai. Itulah mengapa rutinitas sebelum pertandingan Anda harus dimulai dengan sangat mudah.


Langkah 2: Rutinitas Anda harus membuat Anda bergerak menuju tujuan akhir. Kurangnya motivasi mental sering dikaitkan dengan kurangnya gerakan fisik. Bayangkan saja keadaan fisik Anda saat Anda merasa tertekan, bosan, atau tidak termotivasi. Anda tidak banyak bergerak.

Kebalikannya juga benar. Jika Anda bergerak dan terlibat secara fisik, kemungkinan besar Anda akan merasa terlibat secara mental dan berenergi.

Meskipun rutinitas Anda harus dimulai semudah mungkin, namun secara bertahap harus beralih ke gerakan fisik yang lebih banyak. Pikiran dan motivasi Anda akan mengikuti gerakan fisik Anda. Perlu dicatat bahwa gerakan fisik tidak harus berarti olahraga. Misalnya, jika tujuan Anda adalah menulis, rutinitas Anda seharusnya membawa Anda lebih dekat ke tindakan fisik menulis.


Langkah 3: Anda harus mengikuti pola yang sama setiap saat. Tujuan utama dari rutinitas pra-permainan Anda adalah untuk membuat rangkaian acara yang selalu Anda lakukan sebelum melakukan tugas tertentu. Rutinitas pra-pertandingan Anda memberi tahu pikiran Anda, "Inilah yang terjadi sebelum saya melakukannya ___."

Akhirnya, rutinitas ini menjadi sangat terikat dengan kinerja Anda sehingga hanya dengan melakukan rutinitas tersebut, Anda ditarik ke dalam kondisi mental yang siap untuk dilakukan. Anda tidak perlu tahu bagaimana menemukan motivasi, Anda hanya perlu memulai rutinitas Anda.



Sumber: jamesclear.com-freepik.com



Baca juga artikel lainnya:

Enam Aturan untuk Menulis Artikel yang Baik

Kasus Kebaikan

Kemerosotan Ekonomi AS Tidak Separah yang Dikhawatirkan

Pandemi Telah Mengungkap Apa yang Sebenarnya Penting dalam Pendidikan (Spoiler: Ini Bukan Tes)

Hubungan Kerja Melalui Zoom Jauh Lebih Sulit untuk Dibangun, Benarkah?

Mustika Nur Lailia

08
February 2021




Created with Sketch.
Created with Sketch.

Langganan info dari kami